Oleh: Panggih Raharjo | 03/08/2011

Bahaya Pornografi Secara Detail (ANDA WAJIB TAHU!!!)

Di tubuh kita banyak hormon yang bekerja, menurut Dr. Randall F. Hyde,Ph.D ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal akan menguntungkan kita. Nah Pornografi membuat ke-4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

Berikut penjelasan detail dari ke-4 Hormon tersebut :

* Dopamine *

Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, dateng telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget, anda pasrah, lunglai, merasa bakal jeblok nilanya, gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan.

Lagi frustasi-frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya.

YES…!!!!!! Alhamdullillah…!!!

Bagaimana perasaanya..?? Senang yang bukan main bukan..??? Serasa puas campur bahagia!

Sepertu itulah efek Hormon Dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada.

Eits… tunggu dulu…

Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level.

Maksudnya gini, kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara- gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat-loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren..???

Tentu tidak!!! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat- loncat kegirangan lagi. Betul tidak..??? 😉

Seperti itulah efek dari bekerjanya si Dopamine.

NAHHH…!!! Pornografi itu membuat si Dopamine bekerja terus menerus dan sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi.

Ilustrasi :

1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip )

2. Eh kemaren gambar apa sih…? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus….!!!

3. Besok- besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “

4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan yang bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil.

Begitu seterusnya, dari melihat cewe bugil, melakukan seks, lebih parah, terus dan teruuuss…

Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “.

Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar- gambar yang terparah sekalipun apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ???

Nonton videonya beneran donk..!!!

Lalu seterus dan seterusnya..???

Melakukan seks beneran donk..!!!

Bener banget..!!!

Waktu melakukan seks juga begitu, karena dari awalnya dilandaskan si Dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa.

Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh.

Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara-gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual.

Sampai jadi nyoba incest (berhubungan dengan saudara sendiri), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks.

Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut.

Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya.

Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya.

Itulah parahnya hormon Dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi..!!

 

* Neuropiniphrin *

Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan.

Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik.

Instingnya ke bisniiiiisss mulu!

Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi.

Otaknya selalu berputar- putar dengan yang namanya pornografi.

Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain lain.

Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ” perempuan itu seksi”. Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia, (sambil ngiler diem diem bego gitu).

Lagi berdiri disamping perempuan, langsung otaknya ngeres dah! padahala perempuannya biasa aja,gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu.

Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak!

Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak, inilah yang diamaksudkan. Sering terbayang selalu.

Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks.

Kerjaannya siapa?

Kerjaannya Hormon Neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh Pornografi.

 

* Serotonin *

Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok.

Kenapa begitu..??? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang, tentram, damai, dan piss.🙂

Itulah efek kerja dari Hormon Serotonin.

Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar.

Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar.

Fly, lihat yang porno.

Efeknya…????

Setiap orang itu kesel, orang itu frustasi, orang itu sedih, orang itu kesepian, orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya, dia akan lari ke pornografi. Karena itu yang membuatnya tentram.

Sedih ya..???😦

Kalo orang stress, pelariannya ke Ibadah..Mantep!

Kalo pelariannya ke Bermiditasi..Keren!

Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping, Masih okelah.

Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching situs www.XxX.com gtu??? Nahh Loe..

* Oksitosin *

Anda tahu kenapa seorang ibu dengan anak- anaknya ada ikatan batin?

Karena Hormon Oksitosin-lah jawabannya.

Saat seorang ibu melahirkan, Hormon Oksitosin terpancar banjir keluar dari tubuhnya.

Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu!

Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara- gara anak yang dilahirkannya tersebut,  maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut.

Itulah sistem kerjanya si Hormon Okitosin.

Pornografi itu membuat Hormon Okitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi.

Sudah tahu kan akibatnya jadi seperti apa ?

Dia menjadi terikat secara batin dengan pornografi tersebut.

Makanya yang kecanduan pornografi itu, ada rasa kangen jika tidak melihat pornografi selama beberapa hari.

Adanya keterikatan batin dengan pornografi.

Apa yang bisa dibanggakan dengan terikatnya seseorang dengan pornografi…???

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Amin.

Sumbernya


Responses

  1. wahh mantap gann”… artikel’a..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: